UTS NOVI SAPITRI B. INDO
Nama : Novi Sapitri
NIM : 12511010
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia (UTS)
Prodi : Pendidikan Islam Usia Anak Dini
- Pendapat tentang Pendidikan Islam Usia Anak Dini.
Menurut saya, Pendidikan Islam Usia Anak Dini itu sangat penting karena menjadi dasar untuk membentuk karakter dan kepribadian anak sejak kecil. Di usia dini, anak m asih sangat mudah menyerap apa pun yang dia lihat dan dengar, jadi kalau sejak awal sudah dikenalkan dengan nilai-nilai Islam seperti santun, kasih sayang, disiplin, dan kejujuran, itu akan tertanam kuat dalam dirinya sampai dewasa nanti. Selain itu, pendidikan Islam pada anak usia dini juga bukan hanya soal mengajarkan doa atau hafalan, tapi bagaimana guru dan orang tua memberi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan membiasakan anak salat bersama, mengucap salam, berbagi dengan teman, atau mensyukuri nikmat yang didapat. Menurut saya, inti dari Pendidikan Islam di usia dini adalah menanamkan cinta kepadaAllah dan Rasul, serta membentuk kebiasaan baik sejak kecil dengan cara yang lembut dan menyenangkan. Kalau hal itu sudah terbiasa sejak dini, anak akan tumbuhmenjadi pribadi yang berakhlak, mandiri, dan punya dasar iman yang kuat.
- Pendapat ahli tentang PIAUD
Muhammad Quraish Shihab : referensi Al-Qur'an dan Hadis untuk urgensi pendidikan dini. Beberapa kajian tentang pandangan Quraish Shihab menekankan bahwa Al-Qur'an dan hadis memberi perhatian pada pendidikan anak sejak awal: masa kanak-kanak adalah waktu krusial untuk menanamkan akidah dan akhlak. Artinya, kurikulum PAUD Islam idealnya mengintegrasikan nilai-nilai Qurani dalam kegiatan sehari-hari d engan cara ramah anak (cerita, lagu, permainan).
Komaruddin Hidayat : pendidikan agama diarahkan pada kemanusiaan dan membangun karakter. Ko maruddin Hidayat sering menyebut bahwa pendidikan agama harus lebih fokus pada pembentukan karakter dan kemanusiaan, doktrin bukan kaku. Untuk PAUD, pendekatan yang lembut, kontekstual, dan mengedepankan nilai universal (kasih, keadilan, tanggung jawab) membuat anak lebih menerima dan menginternalisasi nilai-nilai agama.
- Dalil berkaitan dengan PIAUD
sesuatu pun, lalu Dia memberikan pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu
bersyukur.” QS. An-Nahl:78
Menurut saya, ayat ini menjelaskan bahwa setiap anak lahir dalam keadaan suci dan
belum tahu apa-apa. Semua kemampuan yang dimiliki anak seperti mendengar,
melihat, dan berpikir adalah anugerah dari Allah agar bisa digunakan untuk belajar
dan mengungkap kebenaran. Oleh karena itu, pendidikan sejak usia dini menjadi sangat
penting, terutama pendidikan Islam, agar anak bisa diarahkan dari awal ke jalan
yang benar.
Kalau sejak kecil anak sudah diajarkan mengenal Allah, bersyukur, dan berperilaku
baik, maka potensi akalnya dan jantung bisa berkembang dengan seimbang. Ayat ini
juga seolah mengingatkan orang tua dan guru bahwa tugas mereka bukan hanya
mengajar anak membaca atau berhitung, tapi juga menanamkan rasa iman, kasih
sayang, dan tanggung jawab.
Jadi menurut saya, dalil ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam di usia dini adalah
bagian dari rasa syukur kepada Allah, karena kita membantu anak menggunakan
karunia yang diberikan (pendengaran, penglihatan, dan hati) dengan cara yang benar
dan bermanfaat.
- K
menghadapi tantangan modern. Di satu sisi, piaud semakin penting
pendidikan holistik, mencakup aspek akidah, ibadah, akhlak, dan kemandirian, serta
mengintegrasikan teknologi. Namun, tantangan juga muncul dalam hal pengaruh
teknologi negatif, persepsi beragam orang tua tentang prioritas pendidikan agama,
dan keterbatasan sumber daya atau metode pengajaran yang belum optimal.
Perkembangan dan kekuatan
Penekanan pada pendidikan holistik: PIAUD tidak hanya sebatas ritual pengenalan,
tetapi fokus pada pembentukan karakter holistik yang mencakup aspek spiritual,
intelektual, dan sosial-emosional.
Integrasi teknologi: Era digital dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, bukan
hanya menggantikan nilai-nilai keislaman, seiring dengan perlunya metode adaptasi
pembelajaran modern.
Pentingnya pembiasaan dan keteladanan: Pendidik dan orang tua stres
pentingnya mencontohkan perilaku Islami, menggunakan metode bercerita, dan
menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan melalui permainan.
Pengembangan kurikulum: Ada upaya pengembangan kurikulum yang lebih
sistematis untuk memastikan anak memiliki bekal yang cukup dan dapat tumbuh
menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa, seperti yang dijelaskan dalam
penelitian IAIN Metro Digital Repository.
Tantangan saat ini
Dampak negatif teknologi: Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu
fokus dan minat belajar anak, sehingga dibutuhkan peran orang tua yang lebih aktif
dalam membimbing dan mengawasi.
Perbedaan persepsi orang tua: Masih ada orang tua yang memandang pendidikan
agama sebagai prioritas sekunder, sehingga persepsi ini mempengaruhi partisipasi
dan dukungan terhadap pendidikan anak.
Keterbatasan metode dan sumber daya: Beberapa metode pengajaran belum
sepenuhnya efektif, seperti kesulitan guru dalam mengelola kelompok anak yang
mudah terdistraksi atau sulit fokus, sebagaimana ditemukan dalam penelitian IAIN
Repositori Digital Metro.
Metode kebutuhan adaptasi: Metode tradisional seperti ceramah kurang efektif
untuk anak usia dini, sehingga perlu diimbangi dengan metode yang lebih kreatif dan
interaktif seperti bercerita dan bermain.
- pendapat anda tentang Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini sebagai lembaga pendidikan untuk masyarakat
bagi masyarakat karena mencetak calon guru yang mampu mendidik anak dengan
nilai-nilai Islam sejak usia dini. PIAUD bukan hanya mengajarkan teori mengajar,
tetapi juga menanamkan akhlak, kesabaran, dan sikap teladan yang dibutuhkan oleh
seorang pendidik.
Di tengah perkembangan zaman dan pengaruh teknologi, masyarakat membutuhkan
guru yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman dan berakhlak mulia. Lulusan
PIAUD berperan membantu orang tua dan lingkungan dalam membentuk karakter
anak agar tumbuh menjadi pribadi yang baik dan berakhlak Islami.
Seperti dijelaskan dalam Jurnal Obsesi (2023), PIAUD meningkatkan kesadaran
masyarakat tentang pentingnya pendidikan berbasis nilai Islam sejak dini. Selain itu,
Jurnal Al-Athfal (2021) juga menyebut bahwa PIAUD menjadi pusat pengembangan
pembelajaran anak usia dini yang kreatif dan berlandaskan ajaran Islam. Jadi
Menurut saya, Prodi PIAUD sangat bermanfaat bagi masyarakat karena membantu
menyiapkan generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga beriman dan berakhlak mulia.
- Harapan untuk Pendidikan Islam Anak Usia Dini saat ini dan mendatang
Comments
Post a Comment